Kamis, 19 Maret 2020

LEMON


Assalamu’alaikum WR.WB
Hallo teman – teman semua?
Apa kabar nih, semoga kabar nya baik ya J
Gambar I. Lemon

Kalian tau gak sahabat gambar di atas itu? Ya pasti tau dong ya, itu sudah sering ditemukan di tempat kita, ya benar sekali itu adalah lemon atau nama ilmiahnya Citrus limon.

Klasifikasi tanaman jeruk lemon menurut Chaturvedi et al, 2016 adalah sebagai berikut :

Kingdom     : Plantae
Subkingdom   : Spermatophyta
Divisi         : Magnoliophyta
Kelas       : Magnoliopsida
Subkelas     : Rosidae
Ordo        : Sapindales
Famili       : Rutaceae
Marga      : Citrus
Jenis       : Citrus limon (L)


Buah tersebut berbentuk agak lonjong, dengan warna kulit nya kuning dan menghasilkan air perasan yang juga berwarna kuning muda, biasanya rasanya agak asam. Batang yang tidak terlalu tinggi dan terdapat duri dipunyai oleh jeruk lemon. Menurut (Chaturvedi et al, 2016) Jeruk lemon merupakan tanaman berduri, tinggi pohon tanaman yang kecil mencapai 10-20 kaki. Daun lemon berbentuk oval dan berwarna hijau gelap. Daun jeruk lemon tumbuh tersusun pada batangnya. Arglikosida 6 Aroma harum pada bunganya yang berwarna putih dan tersusun atas 5 kelopak dimiliki oleh Jeruk Lemon. Jeruk tersebut  berwarna kuning kehijauan hingga kuning cerah dengan bentuk membundar (panjang 8-9 cm). 

Kandungan yang terdapat di air perasan lemon, berdasarkan penelitian Indriani et al. (2015) menunjukkan air perasan jeruk lemon memiliki konsentrasi hambat minimum (KHM) pada konsentrasi 12,5% dengan diameter hambat sebesar 0,31 cm terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Berdasarkan penelitian Lauma et al. (2015) , perasan air jeruk nipis terhadap bakteri Staphylococcus aureus menghasilkan rerata diameter zona hambat 14,22 mm. Sedangkan pada penelitian Wulandari (2017) menunjukkan air perasan jeruk nipis terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis menghasilkan zona hambat 3,53 mm pada konsentrasi 25%, artinya bahwa perasan air jeruk nipis memiliki potensi sebagai antibakteri meskipun dalam kriteria hambat lemah.

Buah-buahan yang banyak dijadikan bahan untuk minuman salah satunya adalah jeruk lemon. Sebab nutrisi yang terdapat didalam jeruk lemon ialah Vitamin C, Vitamin A, Vitamin E, folat, magnesium, potasium, zat besi, fosfor dan niasin.

Menurut Martosupono(2007) Tanaman yang kaya akan vitamin C salah satunya adalah buah lemon. Lemon lebih dikenal di masyarakat pedesaan dengan mana jeruk keprok soe. Jeruk keprok soe atau lemon ini memiliki potensi yang cukup tinggi di masyarakat. Dengan jumlah penduduk yang mencapai juataan jiwa, tingkat konsumen mencapai 3,9 kg per kapita/tahun. Hal ini karena permintaan pasar yang selalu melonjak tinggi. Lemon merupakan salah satu unggulan agribisnis karena nilai ekspor yang tinggi di berbagai negara. Akan tetapi untuk Indonesia sendiri masih mengimpor dari Amerika dan Italia.


Terimakasih telah mengunjungi blog saya, semoga bermanfaat J



REFERENSI

Chaturvedi, Dev dan Shrivastava R. 2016. Basketful Benefit of Cirus limon. International Research of Journal Pharmacy. Vol. 7 No.6. p. 8.


Indriani, Y., Mulqie, L., and Hazar, S. 2015. Uji Aktivitas Antibakteri Air Perasan Buah Jeruk Lemon (Citrus limon (L.) Osbeck dan Madu Hutan Terhadap Propionibacterium Acne. In Prosiding Penelitian SPeSIA Unisba 2015. 354–361

Lauma, S. W., Damajanty, H. C. P., and Bernart, S. P. H. 2015. Uji Efektifitas Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia S) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro. PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi 4.  9–14

Martosupono, dkk. 2007. Budidaya Jeruk Keprok Soe di Kabupaten Timut Tengah Selatan. J. Agri vol 19:76-90.

Wulandari, C. D. 2017. Uji Aktivitas Antibakteri Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia Swingle) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus epidermidis.